Kegiatan Mengajar di TK Anggrek dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach for Indonesia (Pertemuan Ketiga)

binus

Kelas               : LB52 (Kelompok 2)
Dosen             : Rina Patriana Chairiyani, S.S., M.Pd
Kode Dosen    : D1812
Waktu              : Selasa, 29 Maret 2016
Pukul               : 08.30 – 10.30 (120 menit)
Lokasi              : Jalan Anggrek Rosliana II Blok H
PIC                  : Ibu Dewi

Tim yang Hadir :
Ketua                    : Arvina Swarnadwitya (1901459415)
Anggota               :
Hans Sebastian Goethe (1901460096)
Lisda Melisa (1901492570)
Magfira Intan Salsabil (1901528204)
Muhammad Faqih Naufal (1901521993)

sudah diedit

Topik yang dibahas di Pertemuan kelima mata kuliah Character Building ialah “Faith in God”.

Pancasila merupakan Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sila pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebagian besar masyarakat memahami bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa berarti bahwa Tuhan Yang Sakti, atau Tuhan yang jumlahnya satu. Terdapat berbagai pengertian tentang sila pertama Pancasila ini. Dari semua pengertian itu, dapat disimpulkan bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung pengertian dan keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta, beserta isinya.

Atas keyakinan yang demikianlah, Negara memberi jaminan kebebasan kepada setiap penduduk untuk memeluk agama sesuia dengan keyakinannya dan beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya.

Pembicaraan tentang Tuhan merupakan pembicaraan yang menyedot pemikiran manusia sejak jaman dahulu kala. Manusia senantiasa bertanya tentang siapa di balik adanya alam semesta ini. Namun kepercayaan kepada adanya Tuhan berbeda-beda. Hal ini disebabkan perbedaan  tingkat kemampuan akal manusia.

Dalam perjalanan sejarah manusia, muncul berbagai macam kepercayaan terhadap Tuhan, diantaranya

  1. Animisme, kepercayaan bahwa tiap-tiap benda, baik yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa mempunyai ruh
  2. Dinamisme, kepercayaan kepada kekuatan gaib yang misterius
  3. Politeisme, kepercayaan kepada dewa-dewa
  4. Monoteisme, kepercayaan yang tidak mengingkari dewa-dewa lain, tetapi hanya satu Tuhan saja yang diarah adan dipuja

Sekarang ini di Indonesia, diakui 6 agama diantaranya

  1. Islam
  2. Kristen
  3. Katolik
  4. Hindu
  5. Buddha
  6. Khong hu cu

Masing-masing agama berbeda satu sama lain, mulai dari sejarah perkembangan, tata cara ibadah dan aturan-aturan didalamnya. Meskipun  berbeda, tapi keenam agama itu memiliki makana ibadat kepada Tuhan yang sama. Apa saja?

  1. Sebagai perayaan Iman
  2. Membawa Seluruh Aktivitas Hidup kepada Tuhan
  3. Menimba Kekuatan yang akan dibawa dalam Kehidupan

Pada hari Selasa, 29 Maret 2016 adalah kali ketiga kami mengajar di TK Anggrek. Sebelumnya, pada pertemuan sebelumnya kami meminta materi kepada Ibu Dewi. tema pembelajaran di minggu ketiga adalah “Macam-macam Gejala Alam”. Terdapat dua materi pembelajaran antara lain

  1. Meniru pola matahari, awan, dan bintang
  2. Mewarnai gambar gejala alam

Bahan-bahan yang harus kami persiapkan antara lain,

  1. Cetakan bintang 14 buah
  2. Gambar gejala alam 14 buah

Selasa, 29 Maret 2016 Pukul 07.45 WIB, kami berlima berkumpul di Lawson sebelah Kampus Binus Syahdan, Pukul 08.00 kami berangkat ke TK Anggrek dengan jasa Grab Car. Kami mulai mengajar pada pukul 08.30. Seperti biasa, sebelum memulai mengajar kami memperkenalkan diri masing-masing, tapi sayangnya sebagian besar siswa lupa dengan nama kami. Namun hal ini tidak membuat kami patah semangat untuk mengajar.

Metode pembelajaran yang kami terapkan yaitu metode demontrasi, metode pemberian tugas, dan metode mentoring. Kali ini yang bertugas mengajar di depan kelas ialah Lisda, sedangkan yang lainnya mendampingi siswa. Masing-masing anggota mendampingi 3-4 anak dalam mengerjakan tugas.

Lisda sedang mengajar di depan kelas

Lisda sedang mengajar di depan kelas

Hans sedang mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Hans sedang mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Arvina dan Lisda mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Arvina dan Lisda mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Naufal, Intan, dan Hans mengajar dengan metode mentoring

Naufal, Intan, dan Hans mengajar dengan metode mentoring

Pertemuan kali ini berlangsung dengan lancar, setiap siswa mengerjakan tugasnya dengan baik. Metode mentoring yang kami terapkan cukup efektif dalam membimbing siswa-siswi dalam mengerjakan tugas. Setiap anggota menjalankan tugasnya dengan baik, terbukti dengan hasil evaluasi yang diberikan Ibu Dewi

Form Evaluasi

day3.1

day 3.2

Hasil Kegiatan :
1. Siswa-siswi TK Anggrek mulai mandiri dalam mengerjakan tugas yang diberikan
2. Siswa-siswi menyelesaikan tugas yang kami berikan dengan baik

Lisda, Intan, dan Arvina berfoto dengan siswa-siswi

Lisda, Intan, dan Arvina berfoto dengan siswa-siswi

Kegiatan belajar mengajar kali ini berlangsung dari pukul 08.30 – 10.30 WIB. Banyak hal yang kami pelajari dari pertemuan kali ini. Mulai dari pantang menyerah dalam mengajarkan hal – hal baru dan asing bagi siswa-siswi; kekreatifan, dimana kami harus mencari metode pembelajaran baru dalam pengajaran.

Pada pertemuan selanjutnya, kami akan membawakan materi pembelajaran, diselingi dengan games. 

 

Terima Kasih,
Salam hangat dari kelompok 2, kelas LB 52

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s