Kegiatan Mengajar di TK Anggrek dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach for Indonesia (Pertemuan Pertama)

logo-binus-tfi

Kelas               : LB52 (Kelompok 2)
Dosen             : Rina Patriana Chairiyani, S.S., M.Pd
Kode Dosen   : D1812
Waktu              : Selasa, 15 Maret 2016
Pukul                : 08.30 – 10.30 (120 menit)
Lokasi             : Jalan Anggrek Rosliana II Blok H
PIC                   : Ibu Dewi

Tim yang Hadir :
Ketua                    : Arvina Swarnadwitya (1901459415)
Anggota               :
Hans Sebastian Goethe (1901460096)
Lisda Melisa (1901492570)
Magfira Intan Salsabil (1901528204)
Muhammad Faqih Naufal (1901521993)

sudah diedit

CB (Character Building) adalah salah satu mata kuliah yang kami dapat di semester dua perkuliahan. Di setiap pertemuan, satu kelompok secara bergantian  mempresentasikan materi mengenai CB. Presentasi dimulai pada pertemuan kedua (Selasa, 15 Maret 2016). Materi yang dibahas ialahPancasila as the state of ideology”.

Makna pancasila sebagai ideologi negara Indonesia sebagai berikut :

  1. Nilai-nilai dalam pancasila dijadikan sebagai cita-cita normatif dari penyelenggaraan bernegara di Indonesia.
  2. Nilai-nilai dalam pancasila merupakan nilai yang telah disepakati bersama dan oleh karenanya menjadi salah satu sarana untuk menyatukan masyarakat Indonesia.

Ketetapan bangsa Indonesia mengenai pancasila sebagai ideologi negara tercantum dalam ketetapan MPR No. 18 Tahun 1998 tentang pencabutan dari ketetapan MPR No. 2 tahun 1978 mengenai Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia adalah sebagai sarana pemersatu masyarakat, sehingga dapat dijadikan prosedur penyelesaian konflik, dapat kita telusuri dari gagasan para pendiri negara Indonesia tentang pentingnya mencari nilai-nilai bersama yang dapat mempersatukan berbagai golongan masyarakat di Indonesia. Itu adalah rangkuman dari materi yang kami pelajari di kelas.

CB bersinergi dengan TFI (Teach for Indonesia) untuk membentuk karakter dan softskill mahasiswa, salah satunya dengan mengadakan kegiatan peduli dengan komunitas / Community Service, yang juga merupakan salah satu syarat kelulusan. Kegiatan ini diimplementasikan dengan pemberian tugas  mengajar di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Menanggapi hal ini, kelompok kami mulai mencari lokasi PAUD yang akan kami ajar. Setelah beberapa hari tanpa hasil, akhirnya pada hari Kamis, 10 Maret 2016 kami menemukan PAUD yang bersedia untuk bekerjasama dengan kelompok kami, PAUD itu ialah TK Anggrek.

Kelompok kami beranggotakan 5 orang, yaitu Arvina, Hans, Lisda, Intan, dan Naufal. Pada hari Senin tanggal 14 Maret 2016 kami bertiga (Arvina, Hans, Lisda)  pergi ke TK Anggrek untuk persiapan mengajar keesokan harinya. Kami bertemu dengan kepala sekolah TK Anggrek, Ibu Ati dan diarahkan untuk berkomunikasi langsung dengan Ibu Dewi, guru kelas TK A. Kami membicarakan materi – materi yang harus kami persiapan untuk mengajar pada hari Selasa, 15 Maret 2016. Pembicaraan kami berlangsung setelah kegiatan belajar mengajar di TK Anggrek selesai, yaitu dari pukul 11.00 sampai pukul 11.30.

Sepulang dari TK Anggrek, kami sekelompok berdiskusi lewat Line Messager tentang pembagian tugas. Materi yang harus kami ajarkan bertemakan “Tata Cara Kehidupan di Kota, Desa, Pesisir, dan Pegunungan”. Terdapat 3 pembelajaran, yaitu :

  1. Menulis angka 1-10
  2. Menggunting gunung
  3. Meronce buah

Bahan – bahan yang harus kami persiapkan antara lain :

  1. Gambar gunung (14 buah)
  2. Gambar bermacam – macam buah (70 buah)
  3. Name tag untuk murid TK A (14 anak)
  4. Karton ukuran 2 x 36 cm (14 lembar)

Kami pun membagi tugas, dan mengerjakannya secara individual, karena waktu tidak memungkinkan untuk kami berkumpul dan mengerjakannya bersama – sama.

Selasa, 15 Maret 2016 pukul 06.45 WIB, kami berkumpul di Kampus BINUS Syahdan, dan berangkat bersama – sama menuju TK Anggrek. Kami tiba tepat waktu sesuai dengan perjanjian dengan kepala sekolah, yaitu pukul 07.30 WIB. Kegitan Belajar mengajar di TK Anggrek baru dimulai pukul 08.00 WIB, sehingga kami memiliki waktu untuk mempersiapkan kembali materi yang akan kami ajarakan hari ini. Tepat pukul 08.00 WIB, seluruh siswa TK Anggrek berkumpul di aula untuk berdoa dan bernyanyi bersama, Pada kesempatan ini, kami juga diberi kesempatan oleh Ibu Ati, selaku kepala sekolah untuk memperkenalkan diri kepada siswa – siswi TK Anggrek. Kami begitu senang karena kami disambut dengan ramah dan antusias oleh mereka.

Pukul 08.30 WIB kegiatan belajar mengajar dimulai, kelompok kami mengajar di TK A, yang terdiri dari 14 anak dengan rentang usia 4 – 5 tahun. Metode pengajaran yang kami gunakan ada dua. Pertama, kami menggunakan metode demonstasi, yaitu dengan memperagakan suatu cara atau ketrampilan. Kedua, kami mengunakan metode pemberian tugas, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada siswa-siswi utuk mengerjakan tugas yang telah kami persiapakan. Di minggu pertama Arvina bertugas sebagai pengajar, Arvina memberikan contoh di depan kelas bagaimana cara menulis angka, menggunting kertas menjadi gunung, dan menggambar pemandangan dari gunung yang telah digunting, sedangkan empat anggota lainnya (Hans, Lisda, Intan ,Naufal) bertugas memdampingi siswa – siswi dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan.

Paud day 1_4502

Arvina mengajar di depan kelas

Paud day 1_3719

Arvina menjelaskan materi pembelajaran

Intan

Intan mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Paud day 1_8904

Lisda mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Paud day 1_1392

Naufal mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas

Siswa – siswi di Tk Anggrek sangat ramah dan aktif. Meskipun ini merupakan kali pertama kami mengajar di Tk Anggrek, tapi siswa – siswi bisa dengan mudah menerima kami, bukan sebagai pengajar tapi sebagai kakak.

Setiap anggota kelompok melaksanakan tugasnya dengan baik, terbukti dengan kelas yang aktif dan terkendali, dan siswa-siswi dapat mengerjakan tugasnya dengan baik dan selesai tepat waktu. Hanya saja ada satu tugas dari Ibu Dewi yang tidak kami kerjakan dengan baik. Tugas itu adalah LK untuk siswa – siswa yang tidak kami warnai. Alasan kami tidak mewarnai LK adalah memberi kebebasan bagi siswa untuk menyalurkan kreatifitas mereka.

FORM EVALUASI

43633      43634

 

Hasil Kegiatan :
1. Siswa-siswi terbuka dengan metode pembelajaran yang kami terapkan
2. Siswa-siswi tertarik dengan tugas yang kelompok kami berikan

Paud day 1_7023

Lisda, Intan, dan Arvina berfoto bersama Ibu Dewi dan para siswa dengan membawa hasil karya mereka masing – masing

Paud day 1_1497

Naufal dan Hans berfoto bersama Ibu Dewi dan seluruh siswa dengan membawa karya mereka masing – masing

Paud day 1_4467

Kegiatan mengajar yang kelompok kami lakukan belangsung selama 2 jam (08.30 – 10.30). Dari kegiatan ini, banyak hal yang kami pelajari. Mulai dari kedisiplinan, dimana kami harus bangun lebih pagi untuk bisa tiba di sekolah tepat waktu; tanggung jawab, dimana kami harus mengerjakan materi – materi untuk keperluan mengajar dengan baik; dan kesabaran, dimana kami harus membimbing setiap siswa dalam mengerjakan tugas, sehingga mereka bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Meskipun lelah, tapi kami tidak menyesal bertemu dan mendapat kesempatan untuk mengajar di TK Anggrek

Untuk pertemuan selanjutnya, kami ingin lebih mengenal pribadi masing – masing siswa, agar proses belajar mengajar bisa berlangsung menyenangkan dan sesuai dengan keinginan siswa.

Jumlah Peserta : 14 anak

 

 

Terima Kasih,
Salam hangat dari kelompok 2, kelas LB 52

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s